Moodle adalah sebuah software media pembelajaran / website elearning yang bersifat Open Source biasa disebut sebagai Course Management System (CMS), juga dikenal sebagai Learning Management System (LMS) atau Virtual Learning Environment (VLE).
Hal ini telah menjadi sangat populer di kalangan pendidik di seluruh dunia sebagai alat untuk membuat situs web online yang dinamis bagi siswa mereka. Untuk menggunakannya, Moodle perlu diinstal pada web server di suatu tempat, baik di salah satu komputer Anda sendiri atau salah satu perusahaan web hosting
Aplikasi ini memungkinkan siswa untuk masuk kedalam “ruang kelas digital” untuk mengakses materi-materi pembelajaran. Dengan menggunakan Moodle, kita dapat membuat materi pembelajaran, kuis, jurnal elektronik dan lain-lain. Moodle itu sendiri adalah singkatan dari Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment.
Moodle merupakan sebuah aplikasi Course Management System (CMS) yang gratis dapat di-download, digunakan ataupun dimodifikasi oleh siapa saja dengan lisensi secara GNU (General Public License).
Apa saja yang dibutuhkan agar aplikasi Moodle dapat berjalan dengan baik?
- Apache Web Server
- PHP
- Database MySQL atau PostgreSQL
Dengan menggunakan Moodle kita dapat membangun sistim dengan konsep E-Learning (pembelajaran secara elektronik) ataupun Distance Learning (Pembelajaran Jarak Jauh). Dengan konsep ini sistim belajar mengajar akan tidak terbatas ruang dan waktu. Seorang dosen/guru/pengajar dapat memberikan materi kuliah dari mana saja. Begitu juga seorang mahasiswa/siswa dapat mengikuti kuliah dari mana saja.
Bahkan proses kegiatan test ataupun kuis dapat dilakukan dengan jarak jauh.
Seorang dosen/guru/pengajar dapat membuat materi soal ujian secara online dengan sangat mudah. Sekaligus juga proses ujian atau kuis tersebut dapat dilakukan secara online sehingga tidak membutuhkan kehadiran peserta ujian dalam suatu tempat. Peserta ujian dapat mengikuti ujian di rumah, kantor, warnet bahkan di saat perjalanan dengan membawa laptop dan mendukung koneksi
internet.
Berbagai bentuk materi pembelajaran dapat dimasukkan dalam aplikasi Moodle ini. Berbagai sumber (resource) dapat ditempelkan sebagai materi pembelajaran. Naskah tulisan yang ditulis dari aplikasi pengolah kata Microsoft Word, materi presentasi yang berasal dari Microsoft Power Point, Animasi Flash dan bahkan materi dalam format audio dan video dapat ditempelkan sebagai materi pembelajaran.
Berikut ini beberapa aktivitas pembelajaran yang didukung oleh Moodle adalah sebagai berikut:
Assignment
Fasilitas ini digunakan untuk memberikan penugasan kepada peserta pembelajaran secara online. Peserta pembelajaran dapat mengakses materi tugas dan mengumpulkan hasil tugas mereka dengan mengirimkan file hasil pekerjaan mereka.
Chat
Fasilitas ini digunakan untuk melakukan proses chatting (percakapan online). Antara pengajar dan peserta pembelajaran dapat melakukan dialog teks secara online.
Forum
Sebuah forum diskusi secara online dapat diciptakan dalam membahas suatu materi pembelajaran. Antara pengajar dan peserta pembelajaran dapat membahas topik-topik belajar dalam suatu forum diskusi.
Kuis
Dengan fasilitas ini memungkinkan untuk dilakukan ujian ataupun test secara online.
Survey
Fasilitas ini digunakan untuk melakukan jajak pendapat secara online.
Moodle juga menyediakan kemudahan untuk mengganti model tampilan (themes) website e-learning dengan menggunakan teknik template. Beberapa model themes yang menarik telah disediakan oleh Moodle. Selain itu tidak menutup kemungkinan bagi kita untuk merancang dan membuat bentuk tampilan (themes) sendiri.
Beberapa pilihan bahasa juga telah disediakan oleh aplikasi Moodle. Dukungan terhadap bahasa tertentu ini terus berkembang dan dapat di dapatkan dengan cara men-download-nya dari website www.Moodle.org. Saat ini penggunaan bahasa Indonesia juga telah didukung oleh Moodle. Sehingga website pembelajaran yang kita buat tersebut tampil dalam bahasa Indonesia.
Moodle mendukung pendistribusian paket pembelajaran dalam format SCORM (Shareble Content Object Reference Model). SCORM adalah standard pendistribusian paket pembelajaran elektronik yang dapat digunakan untuk menampung berbagai macam format materi pembelajaran, baik dalam bentuk teks, animasi, audio dan video. Dengan menggunakan format SCORM maka materi pembelajaran dapat digunakan dimana saja pada apalikasi e-learning lain yang mendukung SCORM. Saat ini telah banyak aplikasi e-learning yang mendukung format SCORM ini. Dengan demikian maka antar lembaga pendidikan, sekolah ataupun kampus dapat saling bertukar materi e-learning untuk saling mendukung materi pembelajaran elektronik ini. Dosen atau pengajar cukup membuat sebuah materi e-learning dan menyimpannya dalam file dengan format SCORM dan memberikan materi pembelajaran tersebut dimanapun dosen atau pengajar itu bertugas.
Demikianlah ulasan dan pembahasan singkat tentang penggunaan Moodle dalam mendukung kegiatan pembelajaran elektronik (e-learning) atau pembelajaran jarak jauh (distance learning).
Fokus proyek Moodle adalah menyediakan bagi pendidik alat (tool) terbaik untuk mengelola dan mempromosikan kegiatan belajar, dalam hal tersebut ada banyak cara untuk menggunakan Moodle:
- Moodle memiliki fitur yang memungkinkan untuk skala penyebaran yang sangat besar dan ratusan ribu mahasiswa, namun juga bisa digunakan untuk sekolah dasar atau kegiatan belajar skala kecil lainnya.
- Banyak institusi menggunakannya sebagai platform mereka untuk melakukan kursus sepenuhnya online, sementara beberapa menggunakannya hanya untuk menambah kursus tatap muka (dikenal sebagai blended learning).
- Banyak pengguna Moodle suka menggunakan modul kegiatan (seperti forum, database dan wiki) untuk membangun komunitas kolaboratif untuk belajar intensif sekitar materi pelajaran (dalam tradisi konstruksionis sosial), sementara yang lain lebih suka menggunakan Moodle sebagai cara untuk menyampaikan konten untuk mahasiswa (seperti paket SCORM standar) dan menilai pembelajaran menggunakan tugas atau kuis.
Moodle (singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah sebuah platform perangkat lunak pembelajaran elektronik (elearning) yang bersifat gratis dan open source, juga dikenal sebagai Sistem Manajemen Kursus/Kuliah (Course Management Courses), Sistem Manajemen Pembelajaran, Atau Virtual Learning Environment (VLE). Pada Oktober 2010 Moodle memiliki basis pengguna sebanyak 49.952 situs terdaftar dan diverifikasi, melayani 37 juta pengguna untuk 3,7 juta kursus/kuliah.
Moodle pada awalnya dikembangkan oleh Martin Dougiamas untuk membantu pendidik membuat kursus online dengan fokus pada interaksi dan konstruksi kolaboratif isi, dan selanjutnya berevolusi terus-menerus.
Martin Dougiamas, yang merupakan sarjana dalam ilmu komputer dan pendidikan, menulis versi pertama dari Moodle. Awalnya, Dougiamas melakukan sebuah riset Ph.D. yang berjudul "The use of Open Source software to support a social constructionist epistemology of teaching and learning within Internet-based communities of reflective inquiry" . Walaupun bagaimana tepatnya konstruksionisme sosial membuat Moodle berbeda dari platform eLearning lain sulit untuk menunjukkannya, tetapi hal tersebut telah dinyatakan sebagai faktor penting oleh sejumlah adopter (pengadopsi) Moodle. Adopter Moodle lain, seperti Universitas Terbuka di Inggris, telah menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Pembelajaran yang sama dapat dilihat sebagai "relatively pedagogy-neutral".
Filosofi Moodle (pendekatan pedagogis) mencakup sebuah pendekatan konstruktivis dan konstruksionis sosial (a constructivist and social constructionist approach) pada pendidikan, menekankan bahwa peserta didik (dan bukan hanya guru) dapat memberikan kontribusi pengalaman pendidikan. Moodle mendukung lingkungan belajar berorientasi hasil (outcomes-oriented learning environment).
Saat ini, Moodle memiliki beberapa fitur yang merupakan fitur khusus untuk platform e-learning, ditambah beberapa inovasi khas Moodle (seperti, sistem penyaringan). Moodle sangat mirip dengan sistem manajemen pembelajaran. Moodle dapat digunakan dalam berbagai jenis lingkungan seperti di bidang pendidikan, pelatihan dan pengembangan, dan pengaturan bisnis.
Beberapa fitur khas Moodle
- Pengajuan tugas (Assignment Submission)
- Forum diskusi
- Download (unduh) File
- Penilaian (grading)
- Pesan Instant Moodle
- Kalender Online
- Berita dan pengumuman online (Tingkat Program Kursus/Kuliah dan Lembaga Pengelola)
- Kuis online
- Wiki
Pengembang dapat mengembangkan konstruksi modular Moodle dengan menciptakan plugin untuk fungsi baru yang spesifik. Infrastruktur Moodle mendukung berbagai jenis plug-in:
- Kegiatan (termasuk permainan/games kata dan matematika)
- Jenis sumber daya.
- Jenis pertanyaan (pilihan ganda, benar dan salah, isi yang kosong dll)
- Tipe data field (untuk kegiatan database)
- Tema-tema (themes) grafis
- Metode otentikasi (dapat dengan aksesibilitas yang memerlukan username dan password)
- Metode pendaftaran
- Filter konten
Banyak tersedia Plugin gratis dari pihak ketiga yang memanfaatkan infrastruktur Moodle. Pengguna Moodle dapat menggunakan PHP untuk membuat modul baru. Pengembangan Moodle telah didukung oleh karya para programmer open source. Hal ini telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan yang pesat dan perbaikan bug yang cepat. Secara default dalam Moodle terdapat TCPDF library yang memungkinkan dibuatnya dokumen PDF dari halaman.
Reff:
http://www.idca.or.id/2014/09/mengenal-tentang-moodle-apa-itu_moodle.html
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=3790182297614802230_#editor/target=post;postID=8782699049453101088;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=1;src=link
Your article is very useful. Every day your diary inspire ME nice deal} and helped to develop one thing new like I actually have developed a replacement app pokehuntr this is often great and nice-feeling.Thanks for the awing posts, please keep updated often.
BalasHapus